Jember-Pada awal semester genap ini, Program Studi Pendidikan IPA Universitas Negeri Jember mengadakan kegiatan yang berpedoman pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan guna memunculkan minat penelitian para akademisi yang pada tahun 2019 akan mengajukan skripsi sebagai kewajiban terakhir menempuh jenjang sarjana.
Untuk menunjang pengembangan riset pra-skripsi, mahasiswa Prodi IPA UNEJ tengah gencarnya menggali potensi pada masing-masing bidang kelompok riset dengan bimbingan para dosen. Menurut Dr. Iwan Wicaksosno selaku Dosen Pembimbing Kelompok Riset “ Antusiasme mahasiswa dalam kelompok riset ini merupakan sambutan positif untuk kemajuan peengembangan riset, diharapkan kelompok riset ini dapat memberikan manfaat buakan hanya di lingkungan sekitar kampus melainkan alirannya sampai ke masyarakat sekitar UNEJ”.
Menurut Erin, perwakilan mahasiswa pendidikan IPA, dalam kelompok riset ini terdapat beberapa klasifikasi yang difokuskan pada pengembanagan di bidang pendidikan dengan mempertimbangkan aspek yang menyokong terwujudnya perubahan signifikan terhadap proses pembelajaran di masyarakat. Misalnya pada kelompok Alwise (Agrotechnology and Local Wisdom), mahasiswa dituntut agar mampu mengembangkan pembelajaran dengan mempertimbangkan local wisdom yang saat ini mulai luntur seiring berkembangnya zaman. Keberagaman local wisdom disekitar besuki raya meliputi Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Jember tengah menjadi fokus dalam pengembangan kelompok riset ini. Untuk dapat memberikan konsep pembelajaran dan pengajaran yang menyesuaikan dengan kebudayaan daerah dan kultur masyaarkat ke-residenan Besuki Raya yang tergantung pada bidang pertanian, Prodi Pendidikan IPA berusaha memberikan kontribusinya dalam bidang pendidikan melalui kelompok riset ini.
Hadirnya kelompok riset merupakan bentuk tanggung jawab keberadaan perguruan tinggi dalam usaha pengabdian pada masyarakat. Langkah yang ditempuh Prodi Pendidikan IPA Unej untuk dapat mewujudkan hal tersebut dengan mengadakan kelompok riset Install (Inovation Science Teaching and Learning) dimana mahasiswa dituntut untuk dapat menemukan inovasi terhadap pembelajarang IPA dengan berpedoman pada model, metode, dan strategi pengajaran yang jauh lebih menyenangkan dibanding pengajaran yang diterapkan saat ini.
Kelompok riset yang berikutnya lebih mengedepankan kepada integrasi teknologi, pembelajaran dan ilmu pengetahuan, yakni Tpack ( Technology, Pedagogy, and Content Knowledge). Dalam penelitiannya kelompok ini berfokus pada pengembangan pembelajaran yang “masa kini” dengan menggunakan teknologi sehingga dapat memunculkn media baru dalam proses pengajaran yang masih sesuai dengan kurikulum 2013.